Edu Trip Thailand Banyak Memberi
Inspirasi
Oleh : Sonah, M.Pd
Sonah,
M.Pd kepala sekolah SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage bersama dengan Foskam SD/MI
Muhammadiyah Sidoarjo Edu Trip ke Thailand pada hari Selasa - Ahad, 14 - 19
Januari 2025. Salah satu kegiatan Edu Trip ke negara gajah putih ini untuk
mengunjungi sekolah-sekolah islam dan bersilaturahmi ke KBRI Bangkok serta
beberapa destinasi wisata ternama di Thailand. Alhamdulillah
acara ini berjalan lancar dan sukses dengan pendamping travel PT Salam
Mandiri Sejahtera yang terkenal dengan travel Salamadina.
Dua puluh satu kepala sekolah
bersama ketua majelis dikdasmen dan PNF kabupaten Sidoarjo, Muhammad
Kohar, dengan dua pendamping travel berkumpul di bandara T2 Juanda pukul 15.00
WIB. Tepat pukul 18.00 WIB rombongan terbang dari bandara internasional Juanda
transit di bandara Changi Singapore pukul 24.00 dan besoknya melanjutkan
perjalanan menggunakan pesawat scoot kembali pukul 06.00 – 09.00 ke Bangkok.
Ketua Majelis Dikdasmen PDM
Sidoarjo, M. Kohar, M.Si berpesan dalam acara briefing keberangkatan
“Bapak Ibu kepala sekolah semua, Alhamdulillah kita mendapat karunia dari Allah
swt untuk mencari inspirasi di dunia khususnya di Thailand melalui kegiatan edu
trip ini. Manfaatkan dengan baik agar pulang mendapat bekal cukup untuk
mengembangkan sekolahnya masing-masing,”.
A.
Mengunjungi Masohhatudden School
Pada hari ke tiga Kamis, 16
Januari 2025 rombongan melakukan silaturahmi ke Masohhatudden School. Pukul
08.20 waktu setempat, peserta edu trip check-out dari Hotel Baan Thai Boutique
yang berlokasi di 36/1-2 Jalan Ramkhamhaeng, Hua Mak, Bangkapi, Bangkok. Hotel
ini dipilih karena telah bersertifikat halal dan berlokasi strategis, hanya 1,8
km dari Stadion Thailand.
Rombongan tiba di Masohhatudden
School pukul 09.00. Sambutan hangat diberikan oleh santri dan pimpinan
pesantren, yang mengenakan pakaian khas pesantren: gamis putih, sarung, dan
songkok. Suasana ini mengingatkan pada pesantren-pesantren di Indonesia.
Acara diawali dengan pemutaran
profil sekolah dan tayangan berita tentang kegiatan Masohhatudden School di
kanal TV Thailand. Pertemuan berlangsung di ruang yang dihiasi pajangan
kitab-kitab klasik. Sambil menikmati hidangan kue dan minuman, para tamu menyimak
informasi yang disampaikan dalam bahasa Melayu mengenai pesantren tersebut.
Tepat pukul 09.30, acara resmi
dimulai dengan sambutan dari Umar Kham dan Bin Zainul Abidin, generasi keempat
pemilik pesantren. Dalam Sambutannya yang disampaikan dalam bahasa Thai, ia
mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiannya atas kunjungan tamu muslim. “Meski
kami minoritas, saya bangga dapat mendirikan pesantren ini tanpa hambatan dari
pemerintah. Saya berharap lulusan kami kelak dapat berkontribusi dalam
menyebarkan ajaran Islam,” ujarnya, mengenakan gamis dan sorban putih.
Alhamdulillah kunjungan ini dapat
memberikan inspirasi tentang budaya, sistem pendidikan, dan pengelolaan
pesantren, serta menghasilkan dokumen kerja sama (Agreement of
Partnership/AOP). Selain itu juga membawa berkah sesuai Surat Al-Hujurat ayat
13 yang isinya " Wahai manusia, sesungguhnya kami telah menciptakan kamu
dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, kami menjadikan kamu
berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang
paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling
bertakwa".
B.
Kunjungan ke KBRI Bangkok
Alhamdulillah
acara sesi terakhir Edu Trip, hari Sabtu 18 Januari 2025 berhasil mengunjungi
KBRI Bangkok dengan mengikuti acara ngajikok di Masjid As Safier KBRI Bangkok.
Sesampai di KBRI Bangkok, rombongan di sambut oleh Pengurus PCIM dengan
melakukan check in meninggalkan KTP atau paspor kemudian menerima Id
card tamu sebagai penerapan prosedural di KBRI Thailand.
Rombongan
langsung menuju Masjid As Safier yang berada di bagian dalam area KBRI, lalu
rombongan melaksanakan sholat jama’ qasar dhuhur dan asar. Selesai
sholat Asar dilanjutkan dengan acara Ngaji Anak Bangkok yang disingkat
dengan istilah Ngajikok. Peserta dalam pengajian ini didominasi anak-anak
mahasiswa kuliah S2 dan S3. Ngaji kali ini masuk episode ke 1 di Tahun
2025.
Pada tahun 2024, Ngajikok sukses
menggelar sebanyak 19 episode begitu penuturan Pak Bramadi Arya, M.Sc selaku
ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah ( PCIM) Thailand, yang biasa
di panggil mas Bram. Pengajian dibuka oleh Fawas salah satu pengurus ngajikok.
Fawas membuka pengajian dengan memandu baca ayat Ali Imron ayat 1 – 8. Setelah
selesai acara membaca Al Qur'an bersama kemudian memperkenalkan rombongan Edu
Trip kepada jama'ah yang hadir.
Pada sesi sambutan pak Dedi
Cahyadi Irianto, Atase Riset dan Ketua Takmir Masjid As Safier KBRI Bangkok
menjelaskan tentang Pelajaran dan pengalaman mengabdi di Thailand terkait
dakwah dan pembinaan WNI di Perantauan. Bangkok kota nomor 1 pengunjung terbanyak
di dunia, dan Thailand tergolong negara aman meskipun ada beberapa hiburan yang
terlarang. Demikian informasi awal yang disampaikan pak Dedi dalam
sambutannya.
“Mohon mas-mas mahasiswa ini
jagan sampai mencoba-coba, dikhawatirkan nanti terjerumus pergaulan bebas dan
terbengkalai studinya. Tidak hanya itu perjudian online juga dilegalkan di
sini, disini bahkan pekerjannya kebanyakan berasal dari Indonesia. "Pesannya
lebih lanjut, “jika ada pekerjaan yang tidak membutuhkan skill dan ijazah hanya
bermodal badan saja, hati-hati jangan diterima. Kuwatirnya dipekerjakan di judi
online. Hal yang menakutkan jika pekerjanya tidak mencapai target akan diperlakukan
tidak sewajarnya.” Alhamdulillah saya beberapa kali telah berhasil berjuang
mengembalikan orang-orang yang telah terjerumus di lingkaran judi onlien
kembali ke Indonesia. Imbuh Dedy dalam sambutannya.
Acara intinya dibawakan oleh
Ustd. Andi Subhan Husain ketua ngajikok. Andi membawa materi kajian dan
sekaligus pengenalan singkat dan sosialisasi program kerja ngajikok 2025. Andi
menyampaikan bahwa untuk acara ngajikok dilaksanakan dua minggu sekali setiap
hari minggu. Komunitas ngajikok ini selalu berkumpul saat ibadah sholat subuh
dan selepas itu ada aktifitas diskusi bersama membahasa kelancaran program
ngajikok atau membahas permasalahan yang terjadi untuk dicarikan jalan
keluarnya.
Setelah Andi menutup materi
kajiannya dengan berdoa, kemudian acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto
bersama. Peserta edu trip melaksanakan sholat jama’ qoshor
Magrib dan Isya’ terlebih dulu, kemudian berpamitan kepada pengurus PCIM
Thailand. Sebelum check out dari KBRI rombongan berkunjung ke Sekolah Indonesia
Bangkok (SIB ). SIB merupakan salah satu Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)
yang menyelenggarakan pendidikan untuk warga negara Indonesia di Tahiland,
mulai dari jenjang Taman Kanak-kanan (TK) hingga Menengah Atas (SMA).
C. Kunjungi Destinasi Wisata yang
menginspirasi
Tetap dengan misi mencari
inspirasi untuk mengembangkan sekolah dari sisi selain menejemennya. Rombongan
mengunjungi beberapa destinasi wisata yang diharapkan dapat memberikan
inspirasi dari tata kelola, fasilitas dan administrasi serta cara promosinya. Beberapa
destinasi tersebut diantaranya:
- Big Bee Farm, merupakan
perusahaan yang fokus pada pengelolaan lebah madu dan produksi madu dengan
berbagai produk seperti madu, bee pollen dan royal jelly. Perusahaan ini
dikenal karena kualitas madu dan produk lebah yang mereka hasilkan. Inspirasi
yang saya dapatkan di lokasi ini adalah jika suatu sekolah ingin terkenal maka
harus terus meningkatkan kualitasnya. Terutama kualitas pembelajaran, pelayanan
dan sarana prasarananya. Dari sinipun saya juga mendapat inspirasi bahwa segala
sesutu baik yang ada di sekolah harus diinformasikan baik secara internal
maupun eksternal. Dengan demikian pengalaman dan keilmuan sekolah itu akan
terus berkembang.
-
Nong Nooch Tropical Botanical Garden, ini adalah salah satu taman terbaik di
Thailand. Taman yang indah ini merupakan museum besar barbagai
model kendaraan bermotor. Ada taman kaktus, lumut dan pakis yang juga memiliki ribuan spesies pohon
lain. Taman ini sangat luas daratannya dan terdapat banyak taman, danau, bukit
dan patung binatang serta dinosaurus. Saya mendapatkan inspirasi yang luar
biasa di tempat ini. Sesuai dengan penghargaan Adiwiyata yang di terima SD
Muhammadiyah 3 IKROM Wage tempat ini memiliki korelasi yang sesuai. Nong
Noch yang hijau dan asri ini meyakinkan saya bahwa siapapun akan nyaman, tenang
dan tentram ketika berada di lokasi seperti ini. Dengan demikian SD IKROM
akan terus bertambah koleksi tanamannya agar suasana semakin asri.
Komentar
Posting Komentar