Transformasi Pendidikan

Transformasi pendidikan di sekolah Muhammadiyah saat ini sangat urgent untuk dilakukan. Bagaimana sebuah lembaga pendidikan bisa tetap eksis berkembang dan diminati masyarakat? Bagaimana caranya? Jawabnya adalah bagaimana sebuah transformasi pendidikan itu bisa kita realisasikan. Dulu mungkin masih bisa berlaku tentang statement bahwa kitalah yang terbaik karena sudah dapat memberikan layanan pendidikan yang berbeda dibandingkan sekolah lain. Akan tetapi seiring dengan perubahan zaman, kini banyak layanan pendidikan baik negeri maupun swasta yang sudah mulai berinovasi dan meningkatkan layanannya. Lalu bagimana lembaga muhammadiyah bisa tetap eksis berkembang dan diminati masyarakat? tentu lembaga tersebut harus bisa menggaransi mutu lulusannya memiliki kuwalitas yang baik. Tidak hanya itu lembaga juga dituntut untuk memberikan layanan exellent service. Poin penting yang menentukan orang tua menitipkan anaknya di sebuah sekolah adalah tentang mutu lulusannya. Mereka cenderung menomor duakan fasilitas sekolah. Bukan gedung yang megah dan fasiltas yang mewah yang jadi pertimbangannya, akan tetapi informasi2 baik dari masyarakat yang menyatakan bahwa produk lulusan sekolah tersebut bagus itu lebih utama. Sedangkan poin penting sebuah sekolah dapat menghasilkan mutu lulusan yang bagus itu membutuhkan proses yang cukup panjang jika jangan Sekolah Dasar ya membutuhkan waktu selama enam tahun. Selama proses tersebut guru harus bisa menyajikan pembelajaran yang melibatkan siswa bahkan siswanya lebih aktif dari pada guru. Hal ini yang biasa kita dengar dengan istilah student center, sedangkan umumnya guru mengajar masih bersifat teacher center. Efek dari student center siswa akan lebih senang, bersemangat dan konsep yang ditanamkan guru akan menancap, akan diingat terus sepanjang hidupnya. yang sering disebut dengan HOTS ( High Order Thinking Skill). Guru Soal tipe sulit (HOTS) biasanya menyediakan pilihan kata yang tidak umum dan membutuhkan pembendaharaan kata yang tingkatnya lanjut dan/atau pemahaman kontekstual yang tepat terhadap arti suatu kata tergantung penggunaannya dalam kalimat.l Pendidikan ISMUBA yang menjadi karakter sekolah Muhammadiyah juga harus bisa diajarkan dengan cara yang menyenangkan, jangan malah pelajaran ISMUBA menjadi beban Sekolah di Muhammadiyah, kemudian lahir statemen sekolah di muhammadiyah tidak enak pelajarannya banyak gurunya tidak asyik sampai ada cerita anak SMA diajak jalan gurunya dia tidak mau melewati SD Muhammadiyah karena trauma. Baik guru ISMUBA maupun guru UMUM harus bisa menyajikan pembelajaran yang banyak aktifitasnya tidak hanya transfer knowledge saja. Persiapkan bahan ajar dan metode yang beragam. Pembelajaran harus menyenangkan dan menantang caranya ya libatkan anak2 pasti pembelajaran itu akan menantang. Semoga dengan usaha yang seperti itu produk keluaran SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage dapat menghasilkan kuwalitas yang tinggi sehingga menjadi pemimpin yang dapat diperhitungkan dan menentukan dalam Indonesia emas 2045.

Komentar

Postingan Populer