Guru Pamong ke 5

Lesson learned yang dapat saya simpulkan dari hasil fasilitasi seluruh rangkaian kegiatan pertemuan ke-11 adalah pada topik pengembangan perangkat pembelajaran dalam sub topik pembuatan rencana aksi mahasiswa kelas 4A diminta dapat mempresentasikan dan memperoleh penguatan terkait hasil pembuatan rencana aksi yang dituangkan pada LK 2.3. Saat tidak presentasi mahasiswa menyampaikan masukan dan atau tanggapan kepada peserta yang melakukan presentasi untuk menyempurnakan hasil pekerjaannya. Setelah menyelesaikan LK 2.3 mahasiswa kemudian membuat modul ajar berdasarkan isi LK 2.3 tersebut. Pada kegiatan ini, mahasiswa melakukan diskusi dan memperoleh penjelasan dan saran dalam membuat strategi implementasi yang dapat berupa perangkat ajar, atau hal-hal lainnya yang relevan terhadap pemecahan masalah yang telah diidentifikasi, serta relevan terhadap pilihan solusi. Mahasiswa juga dapat menyusun strategi implementasi ini dengan kajian literatur, wawancara guru/kepala sekolah/pengawas sekolah/rekan sejawat di sekolah, wawancara pakar, dll. Output dari kegiatan ini adalah rencana aksi berisi desain atau rancangan perangkat pembelajaran yang berfokus pada tiga komponen utama yaitu tujuan, bukti penilain, dan kegiatan belajar termasuk di dalamnya asesmen formatif. Rancangan ini disusun berdasar backward design dalam konsep Understanding by Design (UbD).

Kelebihan yang dapat saya simpulkan dari hasil fasilitasi di seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan pada hari ini diantaranya: materi sub topik pembuatan rencana aksi ini dapat membantu mahasiswa dalam menambah wawasan dan inspirasi dalam merumuskan modul ajar secara keseluruhan. Tidak hanya pada merumuskan tujuan pembelajaran, penilaian dan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran PBL dan PJBL, akan tetapi mahasiswa juga diminta untuk membuat lampiran modul termasuk konten materi, LKPD dan penugasan individual merta media apa yang digunakan dalam pembelajaran tersebut. Selain itu model perkulihaan ini sangat praktis karena berbasis praktik digital terutama mahasiswa mendapatkan tambahan pengalaman dapat mempresentasikan hasil kerjanya via google meet secara mandiri.

kekurangan yang dapat saya simpulkan dari hasil fasilitasi di seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan pada hari ini diantaranya: beberapa mahasiswa terkendala signal sehingga tidak bisa mengikuti rangkaian pelatihan dari awal hingga akhir secara penuh. Mahasiswa juga masih kesulitan dalam merancang kegiatan inti sesuai dengan sintak-sintak model pembelajaran yang dipilih. Hal tersebut dikarenakan model pembelajaran PBL dan PJBL tidak pernah digunakan dalam pembelajaran sehari-harinya sehingga ini kali pertamanya mahasiswa merancang modul menggunakan modul tersebut dan ditambah dengan sebagian besar sekolah mahasiswa belum menerapkan kurikulum merdeka. Bahkan ada yang menyatakan sama sekali belum mendapatkan sosialisasi dari pemerintah.

Rekomendasi atau solusi yang dapat saya simpulkan dari hasil fasilitasi di seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan pada hari ini adalah mahasiswa supaya belajar secara mendiri kurikulum merdeka di PMM ( Platform Merdeka Mengajar). Mahasiswa menggunakan format modul ajar yang sama kemudian merancang modul ajar tersebut sekreatif mungkin menyesuaikan semua sintak pada model pembelajaran yang dipilih.

Postingan Populer