LANGKAH-LANGKAH MENGIKUTI SELEKSI SEKOLAH ADIWIYATA

KONSEP AWAL MENGIKUTI SELEKSI SEKOLAH ADIWIYATA

 Sebelum kita membahas langkah-langkah mempersiapkan seleksi awal sekolah Adiwiyata maka kita akan memahami dulu esensi tentang sekolah Adiwiyata.  Adiwiyata merupakan nama program pendidikan lingkungan hidup yang ada di Indonesia. Sedangkan di dunia Internasional istilah Adiwiyata dikenal dengan istilah Green School. Adiwiyata memiliki makna, tempat yang ideal bagi seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, etika dan norma dalam kehidupan sosial, khususnya di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Adapun empat komponen dalam program Adiwiyata, diantaranya kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum sekolah berbasis lingkungan, kegiatan sekolah berbasis peran aktif dan pengelolaan sarana dan prasarana pendukung ramah lingkungan.

Berdasarkan Pasal 1 ayat (1) Peraturan  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.53/MENLKH/SETJEN/KUM.1/9/2019 tentang Penghargaan Adiwiyata, berikut pengertian Adiwiyata: "Adiwiyata adalah penghargaan yang diberikan oleh pemerintah baik pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota kepada sekolah yang berhasil melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah." Pada dasarnya, Adiwiyata merupakan program yang ditujukan untuk mengatasi berbagai masalah terkait pencemaran lingkungan. Adiwiyata adalah program pemerintah yang ditujukan untuk mendidik anak-anak agar mencintai lingkungan hidup.

Langkah nyata SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage dalam mengikuti seleksi sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten diantaranya sebagai berikut: 

1. Mendapat undangan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo perihal Sosialisasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS)Tahun 2024.

2. Menghadiri undangan GPBLHS pada hari Selasa tanggal 5 Maret 2024 pukul 09.00 WIB – Selesai. Tempat Ruang Rapat Lantai 2 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo Jl. Raya Siwalanpanji No. 36 Buduran-Sidoarjo. 

3. Tim menejemen sekolah malaksanakan rapat koordinasi untuk mempelajari borang dokumen seleksi Adiwiyata di ruang kepala sekolah pada tanggal 12 Maret 2024. 

4. Meminta ijin ke majelis dikdasmen Ranting Muhammadiyah Wage untuk mendapatkan dukungan sepenuhnya mengikuti seleksi sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten. 

5. Kepala sekolah bersama tim menejemen sekolah yang diwakili oleh Sarpras, Kaur ISMUBA, Kurikulum Study Banding ke SDIT El Haq Buduran terkait seleksi Adiwiyata Tingkat Kabupaten pada tanggal 19 Maret 2024 pukul 08.00 - 12.30 WIB

6. Tim menejemen sekolah merumuskan RAKER Tapel 2024/2025 berbasis lingkungan pada hari Sabtu, 13 April 2024 pukul 07.30 - 10.00 secara online. 

7. Membagi jobdis dari masing-masing komisi untuk membahas isi dokumentasi seleksi sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten, sebagaimana ada dalam foto flyer di bawah ini : 

8. Sekolah melaksanakan Evaluasi RAKER Tapel 2023/2024 dan RAKER Tapel 2024/2025 pada hari Senin- Selasa, 15-16 April 2024 pukul 08.30 - 16.00 WIB. 

9. Masing-masing tim menyelesaikan dokumen seleksi Adiwiyata paling akhir Kamis, 9 Mei 2024 

10. Sekolah mengundang tim dari DLHK Kabupaten sidoarjo untuk meminta koreksi dokumen seleksi yang sudah diselesaikan masing-masing tim. 

11. Tahap terakhir sekolah mengikuti seleksi sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten di minggu ke-3 bulan Mei 2024. 

Bismillah satukan tekat dan semangat untuk mengikuti seleksi sekolah Adiwiyata dengan maksud dan tujuan tetap pada ciptakan inovasi pembelajaran berbasis lingkungan. Jika dilansir dari buku Manajemen Sekolah: Madrasah Adiwiyata (2020) oleh Saeful Uyun dkk, manfaat adiwiyata adalah:

1. Mengubah perilaku warga sekolah untuk menerapkan budaya pelestarian lingkungan.

2. Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan sumber daya dan energi.

3. Menghindari sejumlah risiko dampak lingkungan di wilayah sekolah.

4. Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan aktivitas atau kegiatan operasional sekolah.

5. Menciptakan kondisi kebersamaan bagi seluruh warga sekolah.

6. Memberi pelajaran kepada generasi muda mengenai pemeliharaan serta pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.

7. Meningkatkan kualitas serta kondisi belajar yang lebih nyaman dan kondusif.

8. Meningkatkan kedisiplinan, kepuasan kerja, dan memunculkan keinginan untuk berprestasi serta belajar.

Bismillah mohon do'a dan restunya untuk 

Komentar

Postingan Populer