Pembinaan Pimpinan bersama Guru Karyawan.
Pembinaan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wage Ke Guru Karyawan SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage.
Sabtu, 25 Oktober 2025 terlaksana kegiatan gowes guru, karyawan bersama siswa kelas 4-6 dari pukul 06.30 - 08.30 dilanjutkan dengan berbagi ilmu yang disampaikan oleh ustadz Aam dan ustadzah Lisa.
Pukul 09.30 - 11.30 WIB acara dilanjutkan dengan pembinaan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wage. Pengurus PRM ada 207 orang akan tetapi yang inti ada 7 orang.
Pimpinan yang hadir dalam acara ini ada 6 orang. Diantaranya bapak Harna,S.T (ketua PRM), Drs. Muhajir, ( sekertaris dan koord.ISMI), Khoirul Roziq Sabki, SE (bendahara PRM), Arif Cahyono, M.Pd (Koord majelis dikdasmen), Ivan (Koord majelis Ekonomi). Mashuri SE (majelis Tabligh).
Ketua PRM bapak Harna menyampaikan harapannya. "Bagaimana kedepannya SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage ini bisa lebih melejit tentu dengan evaluasi bersama hari ini juga menentukan ". Masukan-masukan internal sangat berarti buat kemajuan kedepan. Terutama dalam hal tampilan gedung dan kebersihan sekolah masih jadi PR untuk tetap terus di kembangkan.
Kondisi saat ini ada berberapa masyarakat bahkan dari pengurus sendiri dalam menentukan pilihan sekolah anaknya meilihat dari tampilan gedung dan membandingkan dari segi bayar uang sekolah.
Konsumen itu sebaiknya kita rajakan, jika kita bisa melayani dengan baik maka akan meningkatkan Trush. Jangan sampai ada friksi-friksi kalau bisa satu bahasa. Kalaupun terjadi beberapa friksi ya diusahakan supaya diperkecil atau ditekan.
Kunci semuanya adalah ikhlas, karena ikhlas itu kunci segalanya juga akan menentukan keberhasilan amalan kita diterima. Ikhlas berarti tidak melihat berapa besarnya gaji yang diterima, tapi lihatlah peluang untuk bisa mentransfer ilmu kepada anak-anak sehingga bisa mendapatkan amal jariah.
Materi berikutnya disampaikan ustadz Arif Cahyono koordinator majelis dikdasmen PRM Wage. Besar harapan pertemuan ini dihadiri oleh seluruh stakeholder sekolah, termasuk security dan tenaga cleaning service. Jika yang disampaikan ustadz Harna terkait kebersihan sekolah jika langsung didengar oleh tenaga yang bersangkutan pasti akan bisa segera untuk melakukan perbaikan atau meningkatkan kinerja.
Mari kita bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki. Bukan melihat apa yang belum kita miliki dan juga profesi yang sedang kita jalani.
Profesi guru itu sangat mulia, semua orang yang berhasil disini tidak terlepas dari peran guru. Profesi guru ini juga akan dicari banyak orang, banyak orang yang ingin menjadi guru tapi belum kesampaian sampai saat ini. Ada juga orang di luar sana yang ingin jadi guru di SD IKROM belum tercapai. Maka yang sudah ada di dalam ini supaya bisa bersyukur dengan meningkatkan kinerjanya.
Dengan bersyukur maka nikmat itu akan ditambah. Akan ada peluang terbuka jalan-jalan yang tidak akan kita sangka-sangka. Allah itu maha Rahman itu maha segalanya terutama maha tahu akan segala kebutuhan kita, jauh lebih tahu dari pada kita apa yang kita butuhkan kedepannya.
Lembaga kita ini berlebelkan Islam dan sudah mendapatkan Trush dimasyarakat maka kita harus menjaga hubungan kita. Jangan sampai ada friksi-friksi yang akan melemahkan perjuangan kita di lembaga ini.
Hati-hati kita semua ini masih muda-muda, orang muda itu energik, kreatif. Kita harus tetap menjaga batas-batas Sar'i mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Harus ada batas-batasnya, terutama dengan murid-murid yang sudah besar dengan ustadz/zahnya harus bisa menjaga.
Hubungan muamalah antara guru dan murid itu terjaga. Dengan demikian kehidupannya dan pengamalannya benar-benar Islam. Apabila ada hal-hal yang kurang baik diinternal kita jangan sampai dikabarkan di eksternal kita. Sebaliknya jika ada hal2 yang baik maka sebarkan keluar agar membawa dampak baik buat lembaga kita. LKS (like, komen dan subscribe) supaya dibudayakan.
Khoirul Roziq (bendahara) berharap ada pertemuan rutin. Menjelaskan struktur salah satunya adalah ada penjamin mutu harus ada pengembangan-pengembangan kedepannya. Us Sonah yang mendapat tugas itu. Mohon dibantu us Sonah, jika tidak diberi peluang tidak akan bisa maksimal jalannya.
Bapak Mashuri, SE menyampaikan bahwa tantangan saat ini semakin besar. Sekarang ini di PRM segala aturan di SOP kan. Supaya generasi berikutnya tahu apa yang selama ini dijalankan. Meskipun SOP itu sangat membantu tapi ketika dijalankan jatuhnya cukup ribet. Dengan SOP itu siapapun yang memimpin akan aman dan bisa berjalan dengan baik.
PRM punya tagline baru yaitu bisa melayani umat, bisa memberi manfaat yang banyak kepada orang lain, dan bisa menjadi penggerak perubahan. Sekolah juga bisa meniru seperti PRM, supaya bisa memberikan pelayanan excellent. Harusnya sekolah lebih bisa karena pengurus yang gajinya 0 rupiah bisa.
Manfaatkanlah para alumni -alumni itu untuk mengembangkan sekolah. Seperti Inigo yang menjadi polisi sudah punya jabatan. Fariz anak pak Mashuri saat ini sedang berjuang untuk bisa memiliki sertifikasi internasional untuk masuk di dunia bisnis pesawat yang lebih luas .Oleh sebab lulusan SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage itu mampu bersaing dan semua adalah hasil didikan ustadz/zah semua. Maka pesan buat panjenengan semua supaya percaya diri bahwa ustadz/zah itu luar biasa teruslah semangat untuk berusaha.
Bapak Ivan menjelaskan tentang analogi bertani. Ladangnya ustadz/zah ya di sini dengan segala fasilitasnya. Jika kita melihat evaluasi salah satunya adalah kekurangan kamar mandi, maka supaya bisa dihitung rasionya kekurangannya berapa dan mau dibangun dimana menggunakan biaya apa, ada dana apa tidak supaya bisa dihitungkan. Grand desain sekolah kita kedepannya seperti apa.
Giliran penyampai berikutnya adalah bapak Muhajir. Ada baiknya supaya segera membentuk kelayakan mendirikan SMP. Supaya ada kajian uji kelayakan apakah kita mampu apa tidak.
LAZISMU PRM Wage koordinatornya pak Roziq, mungkin bisa dibantu didirikan LAZISMU Layanan Wage. ICMI (IKROM Center Multimedia IKROM), merupakan salah satu AUM yang bisa bersinergi antar AUM, terutama dalam hal kebutuhan multimedia. Supaya ICMI bisa lebih dimaksimalkan.
Menanggapi pertanyaan dari us Sonah pak Mashuri menyampaikan akan pentingnya sesutu diketahui oleh semua pihak sehingga bisa support penjamin mutu internal sekolah. Supaya dibiasakan ada internal audit disesuaikan SOP yang ada karena itu sebagai panglimanya.
Terkait penjamin mutu supaya diberi ruang dan jelas dengan sekup2 area kerjanya, supaya dibuatkan irisannya. Demikian maka apa yang dilakukan jelas dan yang terkena dengan irisan itu jelas. Jika itu dilakukan tidak akan ada masalah kress dengan tim menejemen sekolah. Semua akan bisa bersinergi dengan baik.
Tim penjamin mutu ini juga akan berdampak pada adanya kepemimpinan yang berkelanjutan. Jika dulu menejemen yang lama sudah mencapai angka 7 atau 8 maka manajemen yang baru bisa langsung melanjutkan tidak harus mulai dari 0 kembali. kalau kita sudah membangun sistem, maka siapa saja pemimpin lembaga tersebut tidak akan ada masalah.



Komentar
Posting Komentar